BELANJA LEWAT POS

Beranda Produk Cara Belanja Info Bisnis Tentang kami

Pameran Filateli Dunia, di Jakarta Conventional Center (JCC),

Jakarta tanggal 18 - 24 Juni 2012

Momen Bersejarah, Pameran dan Kejuaraan Filateli “INDONESIA 2012”

Hampir tiba waktunya bagi para kolektor dan seluruh masyarakat Indonesia untuk menyaksikan suatu peristiwa penting. Ya, itulah saat “momen bersejarah” digelarnya World Stamp Championship “INDONESIA 2012” di Jakarta Convention Centre, 18-24 Juni 2012. Suatu pameran dan kejuaraan koleksi-koleksi prangko terbaik tingkat dunia.

Betul, pameran yang akan diadakan di tempat pameran paling terkemuka di Indonesia itu, memang akan menjadi momen bersejarah. Di situ akan ditampilkan koleksi-koleksi prangko dan benda-benda filateli terbaik milik kolektor-kolektor terkenal dari seluruh dunia. Soal nilai koleksinya tentu tak ternilai lagi, bisa dibilang akan banyak benda-benda langka dan hanya satu-satunya di dunia yang dipamerkan di situ.

Sekadar gambaran, ada banyak pameran filateli yang diadakan setiap tahunnya. Ada pameran lokal yang diadakan di suatu kota atau distrik tertentu, ada pameran tingkat nasional di suatu negara tertentu, serta ada pula pameran tingkat regional yang diadakan di suatu benua atau wilayah tertentu. Bagi Indonesia yang termasuk kawasan Asia-Pasifik, ada pameran tingkat Asia-Pasifik di bawah naungan Federation Inter-Asia Philately (FIAP).

Namun tentu saja yang paling tinggi kualitasnya adalah pameran dunia yang diselenggarakan di bawah naungan Fédération International de Philatélie (FIP). Tidak mudah untuk menyelenggarakan pameran di bawah naungan FIP, karena persyaratannya cukup ketat. Negara tuan rumah yang ingin menyelenggarakan pameran tingkat dunia FIP itu harus memenuhi sejumlah persyaratan dan akan diputuskan kepastiannya melalui Kongres FIP.

Pameran tingkat dunia FIP sudah amat ketat persyaratannya. Namun ada lagi yang lebih sukar dilaksanakan, yaitu pameran yang disebut World Stamp Championship (WSC) di bawah naungan FIP. WSC diperkenalkan awal tahun 2000-an oleh FIP dan hanya diadakan sekali dalam empat tahun. Sampai saat ini baru ada dua negara yang telah melaksanakannya, Singapura pada tahun 2004 dan Israel pada tahun 2008. Kini, Indonesia dipercaya menjadi negara ketiga yang melaksanakan WSC. Tentu saja ini merupakan suatu kehormatan dan sekaligus bukti kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia.

90 Tahun

Penyelenggaraan WSC “INDONESIA 2012” itu juga merupakan hadiah ulang tahun ke-90 bagi Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI), organ resmi para kolektor benda-benda filateli di Indonesia. Pada 29 Maret 2012, PFI genap berusia 90 tahun. Diawali dengan Postzegelverzamelaars Club Batavia (PCB). Setelah PCB, bermunculan pula berbagai organisasi dan klub filateli di sejumlah daerah di Indonesia yang ketika itu masih berada di bawah pendudukan Kerajaan Belanda dan bernama Hindia-Belanda.

Pihak dinas pos Hindia-Belanda juga membantu perkembangan kegiatan filateli, dengan menerbitkan sejumlah prangko dengan gambar dan tema yang menarik. Demikian pula diterbitkan sampul (amplop) dan kartupos yang berkaitan dengan hobi filateli, lengkap dengan cap (stempel) pos khusus, yang juga menjadi bagian dari koleksi seorang filatelis.

Begitulah, semakin berkembangnya kegiatan filateli di Tanah Air, menyebabkan akhirnya sejumlah filatelis mengorganisir kegiatan mereka di tingkat nasional dan diwujudkan dalam pembentukan Nederlandsch Indische Vereeniging van Postzegel Verzamelaars  pada 15 Agustus 1940 dengan kantor sekretariatnya berada di Batavia (sekarang Jakarta).

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia , nama perkumpulan diubah menjadi Algemene Vereeniging voor Philatelisten in Indonesia, dan kemudian pada 1953 diubah menggunakan Bahasa Indonesia menjadi Perkumpulan Umum Philateli Indonesia (PUPI). Dalam perkembangan berikutnya, pada 1965 menjadi Perkumpulan Philatelis Indonesia, dan sejak 1985 disesuaikan dengan ejaan yang berlaku, namanya menjadi Perkumpulan Filatelis Indonesia.

Di dunia internasional, sejak  1969 Indonesia menjadi anggota FIP. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada 1974 Indonesia dan beberapa anggota FIP lainnya di wilayah Asia mendirikan sebuah federasi filateli regional dengan nama Federation of Inter-Asian Philately (FIAP), yang anggotanya mencakup organisasi perkumpulan filateli di wilayah Asia-Pasifik.

Sejak lahirnya PFI bukan merupakan organisasi politik, melainkan suatu organisasi hobi yang bersifat nasional, tidak mencari keuntungan, dan terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia pria dan wanita, tua maupun muda tanpa membeda-bedakan status sosial, tingkat kehidupan, kedudukan/jabatan maupun agama. Organisasi ini bertujuan untuk memajukan dan mengembangkan filateli dalam arti seluas-luasnya di seluruh Tanah Air serta mempererat hubungan, memperluas wawasan, menjalin persaudaraan dan persahabatan serta meningkatkan kerja sama antar filatelis baik nasional maupun internasional.

Dipercaya

Di usianya yang ke-90, PFI akhirnya dipercaya menyelenggarakan WSC “INDONESIA 2012”. Tercatat lebih dari 2.500 frame koleksi para filatelis terkemuka dari 62 negara akan ditampilkan pada WSC Indonesia 2012. Semua koleksi akan dinilai oleh dewan juri yang beranggotakan 50 orang dari lima benua. Para juri itu adalah para pakar filateli yang keahliannya sudah diakui di tingkat internasional.

Keberhasilan menyelenggarakan pameran dan kejuaraan internasional itu juga berkat bantuan tak terhingga dari Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Direktorat Penyelenggara Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta PT Pos Indonesia. Selain bantuan dalam hal bimbingan dan dana, juga telah diterbitkan sejumlah edisi khusus prangko untuk menyambut pameran itu. Edisi khusus merupakan benda-benda yang dicetak dalam jumlah terbatas dan menjadi “buruan” para filatelis di seluruh dunia. Apalagi edisi khusus ini diterbitkan untuk suatu pameran WSC yang merupakan paling tinggi tingkatannya di antara pameran-pameran filateli yang ada, dan seperti disebutkan, baru ada dua pameran WSC sebelum bakal diadakan di Indonesia pada 18-24 Juni 2012.

Tak pelak lagi, pameran dan kejuaraan filateli WSC “INDONESIA 2012” bakal menjadi momen bersejarah yang bukan hanya bernilai positif bagi seluruh bangsa Indonesia, tetapi juga untuk dunia filateli internasional.

Selain para juri dan filatelis internasional, pameran kali ini juga akan diikuti oleh sejumlah administrasi pos dari negara-negara sahabat dan para pedagang prangko internasional. Di luar itu, tak sedikit calon turis mancanegara yang sudah menyatakan ketertarikannya untuk mengunjungi WSC “INDONESIA 2012”. Jadi jelas, selain pameran dan kejuaraan, kegiatan kali ini menjadi salah satu daya tarik wisata bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.

J

 

 

Google