BELANJA LEWAT POS

Beranda Produk Cara Belanja Info Bisnis Tentang kami

Penerbitan Prangko

TOKOH NASIONAL

Terbit : 17 Agustus  2011

Harga Rp 15.000,-

(1 Set Prangko, 1 SHP ) Diluar biaya pengiriman

 

Dr. Mohammad Natsir

Bergelar Datuk Sinaro Panjang, Dr. Muhammad Natsir (1908-1993) adalah penjuang dalam kancah politik nasional dan kenegaraan. Natsir menyelesaikan pendidikan di Algemeeene Middelbare School (AMS) jurusan sastra Barat klasik di Bandung tahun 1930. Keinginannya untuk memperdalam pengetahuan tentang agama menyebabkannya menolak bea siswa untuk melanjutkan pendidikan di Recht Hogeschool. Berawal dari kegiatan Jong Islamiten Bond, Natsir akhirnya mempimpin Partai Masyumi tahun 1948 sampai tahun 1959.Puncak karir politik Natsir terjadi ketika diangkat sebagai Perdana Menteri pada saat Republik Indonesia kembali ke bentuk negara kesatuan. Di masa Orde Baru, Natsir turut membantu dalam proses pemulihan hubungan diplomatik dengan Malaysia, Jepang, dan beberapa negara di Timur Tengah.

Sutomo

Sebagai tokoh penting perjuangan mempertahankan kemerdakaan Republik Indonesia, Sutomo (1920-1981) lebih dikenal sebagai Bung Tomo.Sutomo muda sudah terlibat dalam organisasi pemuda kebangsaan sejak bersekolah di HBS. Karena prestasinya di bidang jurnalistik, Sutomo diangkat sebagai pemimpin redaksi kantor berita Domei pada masa pendudukan Jepang. Meskipun dilarang oleh pihak Jepang, teks proklamasi kemerdakaan 17 Agustus 1945 bisa dimuat di Harian Asia Raya pada keesokan harinya atas usahanya pula. Dalam pertempuran melawan tentara Inggris bulan November 1945, Bung Tomo mengobarkan semangat rakyat melalui pidatonya di Radio Pemberontakan. Perjuangan Sutomo berlanjut di bidang politik setelah masa perang kemerdakaan. Dalam pemilihan umum tahun 1955, ia terpilih menjadi anggota parlemen melalui Partai Rakyat Indonesia yang didirikannya.

 

 

Google